Berita

Ketua Umum SPI Henry Saragih/Net

Politik

Ketum SPI: Koperasi Petani Untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

JUMAT, 12 JULI 2019 | 16:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Peran dari koperasi petani harus semakin diperkuat sebagai upaya untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. Hal ini merupakan pandangan Serikat Petani Indonesia (SPI) dalam memperingati Hari Koperasi Nasional ke-72 pada 12 Juli 2019.

Ketua Umum SPI Henry Saragih menjelaskan, SPI memandang peran koperasi sangat penting sesuai dengan amanat pasal 33 ayat (1) UUD 1945 yang menyebutkan perekonomian disusun sebagai usaha bersama. Kewajiban untuk menegakkan amanat konstitusi tersebut saat ini menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia di tengah sistem ekonomi pasar bebas.

"Sistem ekonomi pasar bebas terbukti hanya menguntungkan korporasi dan sekelompok orang saja. Hal inilah yang semakin memperlebar kesenjangan ekonomi di Indonesia, bahkan di dunia internasional," tuturnya di Jakarta, Jumat (12/7).


Henry melanjutkan, dalam konteks Indonesia, masalah pangan menjadi pelik karena tidak adanya kelembagaan pangan yang mengurus soal pangan sesuai konstitusi.

"Antara lain Bulog yang kurang berperan dan berfungsi, belum terbentuknya Badan Pangan Nasional, dan peran koperasi petani sebagai penghasil pangan yang termarjinalkan," lanjutnya dalam keterangan tertulis.

Henry memaparkan, bagi SPI, untuk menegakkan kedaulatan pangan, reforma agraria dan pertanian agroekologis, harus juga diikuti dengan dibentuknya koperasi petani sebagai kelembagaan ekonomi.

"Melalui reforma agraria, petani bisa memiliki dan menguasai tanah, dan melalui pertanian agroekologis petani menguasai sistem budidaya secara penuh, baik yang menyangkut soal benih, pemupukan, dan pengendalian hamanya. Melalui koperasi, petani bisa mengendalikan penyimpanan dan distribusi, baik itu untuk konsumsi maupun kepentingan pasar," paparnya.

Henry memaparkan, tekad untuk membangun koperasi telah dinyatakan dalam Kongres SPI yang ke-3 di Wonosobo, Jawa Tengah tahun 2007. Tekad itu dilanjutkan dengan dideklarasikannya gerakan membangun 1000 Koperasi Petani Indonesia (KPI, koperasinya SPI) di seluruh Indonesia pada tahun 2017.

"Saat ini SPI tengah berfokus pada penguatan dan pengembangan 1000 koperasi. Kita sudah memulai dengan memproduksi, mengembangkan dan mendistribusikan benih padi SPI20. SPI20 merupakan varietas padi yang tahan hama, kekeringan, tidak membutuhkan pupuk kimia, dan produktivitas tinggi, yang diluncurkan tahun 2018 di Kediri, Jawa Timur," tuturnya.

Henry menambahkan, kedepannya, SPI akan semakin gencar dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada petani terkait koperasi. Hal ini agar munculnya gerakan ekonomi koperasi dan petani bisa menjalankan koperasinya secara mandiri dan berkelanjutan.

"Sikap pemerintahan Presiden Jokowi untuk memperkuat kelembagaan ekonomi rakyat dan penguatan kelembagaan koperasi di Indonesia dan pelaksanaan reforma agraria harus menjadi fondasi pelaksanaan kedaulatan pangan di Indonesia. Karena itu juga, terkait dengan Rancangan Undang-Undang Perkoperasian yang baru, pemerintah harus mengambil sikap tegas menolak upaya-upaya pelemahan koperasi," sebutnya.

Sementara itu, rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-72 yang jatuh pada 12 Juli 2019 akan dilaksanakan di seluruh wilayah SPI dengan kegiatan berupa diskusi tentang peran koperasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia, dan deklarasi pembentukan KPI di beberapa wilayah, daerah, dan basis-basis SPI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya