Berita

Michael Sianipar dan Rian Ernest di Polda Metro Jaya/RMOL

Hukum

Datangi Polda Metro, Politikus PSI Laporkan Akun Facebook Ahoker

JUMAT, 12 JULI 2019 | 16:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan pemilik akun Facebook seorang Ahoker bernama Ninoy Karundeng
Ninoy dituding telah menyebar fitnah dan mencemarkan nama baik PSI dan Michael secara pribadi.

Menurutnya, konten yang disebar pemilik akun Facebook bernama Ninoy Karundeng yang telah viral di media sosial dinilai telah merugikan nama baik PSI dan nama baik pribadi.

"Kami datang untuk melaporkan apa yang kemarin menjadi viral terkait dengan isu dan fitnah dan hoax yang disebarkan, yang kami lihat merugikan nama baik institusi kami dan juga saya secara pribadi," ucap Michael yang ditemani oleh Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest kepada awak media.

"Kami datang untuk melaporkan apa yang kemarin menjadi viral terkait dengan isu dan fitnah dan hoax yang disebarkan, yang kami lihat merugikan nama baik institusi kami dan juga saya secara pribadi," ucap Michael yang ditemani oleh Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest kepada awak media.

Michael melanjutkan, Ninoy Karundeng sempat datang ke Kantor DPP PSI untuk mengucapkan permintaan maaf. Namun, Michael mengaku walaupun sudah memaafkan ia tetap melaporkan Ninoy supaya menjadi pelajaran.

"Kemarin sempat datang ke kantor DPP dan datangnya juga secara sukarela dan sudah menyampaikan permintaan maaf, tapi kami rasa perlu ada laporan juga supaya ada efek jeranya," jelasnya.

Konten yang dilaporkan katanya sebenarnya sudah digugat ke Dewan Pers dan dinyatakan berisi konten tanpa fakta yang sebenarnya.

"Jadi kontennya ini menyebutkan tentang fitnah yang dituduhkan kepada saya dan itu sudah pernah dibahas beberapa tahun yang lalu dan sudah dinyatakan juga tidak benar dan sudah sempat masuk ke Dewan Pers. Jadi saya rasa sempat diangkat lagi dan kami mau menyampaikan juga bahwa fitnah-fitnah seperti ini seharusnya tidak lagi ada," paparnya.

Dalam pelaporan ini, Michael mengaku hanya membawa bukti berupa link Facebook yang berisi konten dari akun Facebook bernama Ninoy Karundeng.

"Saya harap ini bisa jadi pelajaran bagi baik bagi Ninoy ataupun orang-orang lain yang memiliki opini-opini tetapi tidak didasarkan fakta-fakta yang ada," tandasnya.

Selain itu, Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest membenarkan bahwa Ninoy Karundeng yang dilaporkannya itu merupakan seorang Ahoker yang merupakan penulis.

"Dia mengaku sebagai Ahoker, beliau penulis yang cukup baik, pengikutnya banyak gitu ya bisa menciptakan sensasi-sensasi," ucap Rian Ernest.

Menurut Rian, membuat tulisan yang menarik publik dinilai hal yang lumrah. Namun penulisan tersebut menurutnya harus memuat konten yang sesuai dengan fakta.

"Sebenarnya tuh sah-sah saja kalau membuat sebuah tulisan yang menarik publik tapi faktanya harus kuat, kalau menulis sesuatu berdasarkan hal yang sifatnya fitnah gitu ya,  mencemarkan nama baik apalagi sudah pernah di telaah oleh Dewan Pers konten dari yang beliau tulis. Kan jadi gak sehat juga untuk kita semua," demikian Rian.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya