Berita

Ketua Akar Rumput Indonesia, M. Ridha Saleh/Net

Politik

Periode Kedua Jokowi, Kewenangan Desa Harus Dipegang Kemendes Bukan Kemendagri

JUMAT, 12 JULI 2019 | 11:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menyongsong pemerintahan periode kedua, Presiden Joko Widodo memiliki tiga tugas besar berkaitan dengan agenda akar rumput yang berjalan buruk pada periode pertama.

Tugas pertama, bersama Maruf Amin, Jokowi sapaan akrab petahana harus mengubah pola pikir dalam pengembangan ekonomi rakyat pedesaan.

Ketua Akar Rumput Indonesia, M. Ridha Saleh mengungkapkan, selama ini pembangunan hanya dimaknai sebagai pembangunan infrastruktur. Padahal, yang lebih penting adalah pembangunan manusia dan ekonomi rakyat itu sendiri.


"Desentralalisasi ekonomi di desa sangat efisien dibandingkan desentralisasi lain. Selain itu, muncul semangat kekeluargaan, gotong royong. Esensi dari pembangunan adalah ekspansi kapabilitas manusia. Prespektif pembanguna ini perlu diluruskan," kata Ridha dalam FGD di Hotel Sofyan, Cikini, Kamis kemarin (11/7).

Kedua, rekomendasi lain yang perlu dibenahi Jokowi adalah restrukturisasi kewenangan yang mengurusi desa. Dikatakannya, kewenang yang dipegang oleh Kemendagri terkait desa harus diserahkan sepenuhnya kepada Kemendes PDTT agar koordinasi dalam mengurus masalah desa bisa melalui satu pintu.

"Supaya tidak ribet dan mempersulit pemerintah desa, kami usulkan semua kewenangan desa dipegang oleh Kementerian Desa PDTT," sambung mantan komisioner Komnas HAM ini.

Ketiga, yang harus menjadi perhatian Jokowi adalah mengenai konflik agraria. Dia meminta Jokowi memperkuat pelembagaan penyelesaian konflik agraria demi mempercepat penyelesian konflik agraria.

Sebab, pihaknya mencatat selama ini pemerintahan Jokowi baru menyelesaikan empat kasus konflik agraria dari 666 kasus yang ada.

"Dengan memperkuat pelembagaan, maka akan mempercepat penyelesaian konflik agraria," demikian Ridha Saleh.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya