Berita

Hermawan SusantoNet

Hukum

Berkas Perkara Pengancam Penggal Kepala Jokowi Sudah Dilimpahkan Ke Kejaksaan

JUMAT, 12 JULI 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara pengancam pemenggal kepala Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Berkas perkara sudah dikirim ke kejaksaan. Kapannya, cek dulu ke penyidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (12/7).

Berkas perkara yang dikirimkan itu merupakan pelimpahan tahap pertama atau P19. Kini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih meneliti berkas tersebut. Jika tidak lengkap, penyidik akan melengkapi.


Sebaliknya, penyidik akan melimpahkan berkas tahap kedua atau P21 jika JPU menyatakan sudah lengkap yakni melimpahkan tersangka Hermawan Susanto beserta barang buktinya.

"Pelimpahan itu baru tahap pertama (hanya mengirimkan berkas). Tahap kedua mengirimkan barang bukti dan tersangka," sebut Argo.

Hermawan Susanto (HS) merupakan tersangka dugaan makar setelah video ancaman akan memenggal kepala Jokowi viral di media sosial. HS diamankan penyidik Jatanras Direktorat Reserse kriminal Umum Polda Metro Jaya di wilayah Parung, Kabupaten Bogor pada 12 Mei 2019.

HS disangkakan telah melanggar Pasal 104 KUHP atau Pasal 110 KUHP Junto Pasal 87 KUHP tentang makar dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya