Berita

Natalius Pigai/Net

Hukum

Rizal Ramli Pertanyakan “Kegagalan” Natalius Pigai Dalam Seleksi Capim KPK

KAMIS, 11 JULI 2019 | 23:56 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan 192 peserta yang lolos babak administrasi dan berhak melaju ke babak selanjutnya.

Mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai tidak termasuk di dalam daftar peserta yang lolos babak administrasi tersebut.

Hal ini dipertanyakan kalangan prodemokrasi dan antikorupsi. Ekonom senior DR. Rizal Ramli misalnya.


Menurut Rizal dalam perbincangan dengan redaksi, Natalius Pigai pernah menjadi komisioner Komnas HAM. Sulit membayangkan Natalius Pigai terganjal di babak seleksi administrasi.

Belum lagi Natalius Pigai adalah sosok yang punya integritas, track record yang baik dan berani membela kebenaran.

“Pigai adalah tokoh Papua yang  cerdas dan plural. Korupsi sangat banyak di Indonesia Timur. Perlu tokoh Papua yg berani untuk berantas korupsi,” ujar Rizal Ramli.

Menurut hemat Rizal, “kegagalan” Pigai ini bisa membuat publik meragukan kredibilitas panitia seleksi.

“Pansel bisa dianggap tidak kredibel dan tidak objektif, juga tidak menpertimbangkan keseimbangan wilayah. Apakah Pansel sekadar mempertahankan statua quo?” tanya Rizal.

Keraguan terhadap kredibilitas Pansel Capim KPK pernah disampaikan beberapa kalangan sebelumnya.

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, misalnya,  meragukan independensi beberapa anggota Pansel Capim KPK.

Denny meminta agar Presiden Jokowi mengubah komposisi Pansel Capim KPK agar bisa bekerja untuk menemukan tokoh terbaik yang pantas memimpin lembaga anti rasuah itu.

Permintaan yang sama juga pernah disampaikan mantan Ketua KPK Abraham Samad.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya