Berita

Dahnil Anzar/RMOL

Politik

Kritik Moeldoko, Dahnil: Pejabat Publik Kok Narasinya Meremehkan

KAMIS, 11 JULI 2019 | 18:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mantan Koordinator Jurubicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyayangkan respon Kepala Staf Presiden, Moeldoko dalam menanggapi syarat rekonsiliasi Prabowo-Jokowi soal kepulangan Habib Rizieq Shihab.

Dalam pernyataan sebelumnya, Moeldoko memang sempat berujar bahwa Habib Rizieq bisa pulang ke Tanah Air tanpa embel-embel rekonsilasi.

Bahkan yang disayangkan Dahnil adalah soal statement Moeldoko yang siap membayar tiket pesawat jika Habib Rizieq tak mampu membelinya. Menurut Dahnil, ucapan itu tak selayaknya keluar dari seorang pejabat publik.


"Saya sayangkan pejabat publik seperti Pak Moeldoko masih menggunakan narasi meremehkan ketika menanggapi permintaan saya terkait Habib Rizieq," kata Dahnil di akun twitternya, Kamis (11/7).

Bagi Dahnil, apa yang dilakukan mantan Panglima TNI itu sama saja melawan semangat presiden dan wakil presiden yang ingin Indonesia lebih tentram.

"Saya tahu persis padahal kita semua, termasuk Pak Prabowo, Pak Jokowi, Pak JK sedang berusaha melakukan 'healing' dan mengembalikan keguyuban nasional," imbuhnya.

Soal pernyataan kepulangan Habib Rizieq, Dahnil meluruskan bahwa pernyataannya itu tak semata-mata membantu kepulangan Habib Rizieq dari sisi materiil.

"Yang diminta adalah kelapangan dada pemerintah demi kepentingan bersama untuk membuka 'portal' yang menghalangi HRS kembali, mengingat beliau tidak punya kasus hukum lagi. Mari ita kubur dendam politik," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya