Berita

Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Mochamad Iriawan/Net

Hukum

Akui Pernah Peringati Novel Baswedan, Iwan Bule: Bukan Berarti Saya Tahu Pelakunya

KAMIS, 11 JULI 2019 | 14:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komjen Mochamad Iriawan atau Iwan Bule disebut-sebut mengetahui akan ada penyerangan kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan sebelum peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Novel. Terkait hal itu, mantan Kapolda Metro Jaya ini pun angkat bicara.

“Kalau memperingatkan (sebagai) seorang (Jenderal) polisi kan wajar saja, apalagi kepada penyidik KPK. Tapi bukan berarti saya tahu siapa pelakunya dong, kan gitu,” kata Iwan Bule sapaan akrabnya saat dihubungi, Kamis (11/7).

Menurutnya, imbauan untuk berhati-hati dinilainya wajar dilakukan lantaran sosok Novel kerap menangani kasus besar di KPK.


“Soal mengingatkan itu wajar saja, karena dia (Novel) kan menangani kasus besar. 'Hati-hati Vel',” tambah Iwan.

Sebagai senior, ia pun menganalogikan imbauannya kepada Novel seperti halnya ucapan orangtua kepada anaknya.

“Saya punya anak. Saya ingatkan hati-hati di jalan, itu wajar dong karena berpergian pakai mobil bisa tabrakan, bisa apa. Kalau Novel seorang penyidik ya wajar saja, 'Dek hati-hati ya dalam menyidik', kan wajar,” tekan Iwan.

Imbauan Iwan kepada Novel ini dikatakanya ketika dirinya bertandang ke rumah Novel. Saat itu Iwan bersama temannya Novel yang juga mantan anggota kepolisian yang saat ini menjadi Wakil Bupati Kebumen, Arif Sugianto.

“Nanti boleh tanya haji Arif, saksinya dia,” jelas Iwan.

Sekaligus Iwan meluruskan soal dirinya telah diperiksa oleh tim pakar Kapolri, Hendardi terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Saat itu, jelas Iwan, sekitar dua bulan silam tim menyambanginya di kantor untuk mengklarifikasi terkait dirinya yang disebut pernah bertemu dengan Novel.

“Jadi saya tidak pernah bicara ada yang terlibat, itu enggak pernah. Tim pakar Kapolri enggak nanya itu, nannya cuma Pak Iwan pernah ketemu dengan Novel,” ujar Iwan.

"Jadi (kepada saya) tim tidak pernah tanyakan ada Jenderal yang terlibat enggak? Enggak ada itu,” pungkas Sekretaris Utama Lemhanas ini.

Dengan pemberitaan yang seolah menjadikan dirinya sebagai orang yang terlibat, mantan Kapolda Jawa Barat ini sama sekali tidak khawatir. Pasalnya ia sama sekali tidak mengetahui kasus penyiraman air keras yang sudah dua tahun lamanya belum terungkap.

“Makanya saya tenang saja, orang saya enggak tahu apa-apa. Buat saya, ngapain terlalu ditanggapi,” ujarnya.

Sebelumnya dalam sebuah laporan dari Koalisi Masyarakat Sipil menyebut Mochamad Iriawan yang saat itu sebagai Kapolda Metro Jaya diduga telah mengetahui bahwa Novel Baswedan bakal diserang. Dalam laporan itu juga mengatakan, setelah mendapat peringatan, Novel menyarankan agar tawaran pengamanan disampaikan ke pimpinan KPK untuk menghindari hubungan personal.  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya