Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dubes Iran Di IAEA Lantang Tuding AS Berlakukan Terorisme Ekonomi

KAMIS, 11 JULI 2019 | 08:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran menghadapi teror ekonomi dari Amerika Serikat dengan sanksi yang diberlakukan secara bertubi-tubi.

Begitu kata Dutabesar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Kazem Gharib Abadi dalam pertemuan darurat di Wina (Rabu, 10/7).

"Amerika Serikat telah memberlakukan terorisme ekonomi terhadap beberapa negara, termasuk melalui pengenaan sanksi dan penerapan ekstrateritorial mereka," kata Gharib Abadi pada pertemuan pengawas nuklir PBB itu.


"Kecenderungan sadis Amerika Serikat untuk menggunakan sanksi ilegal, sepihak sebagai instrumen untuk memaksa negara berdaulat dan entitas swasta harus berakhir," tegasnya, seperti dimuat Al Jazeera.

IAEA sendiri mengkonfirmasi pekan ini bahwa Iran telah memperkaya uranium, lebih dari batas yang diizinkan berdasarkan perjanjian nuklir, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Iran telah mengatakan akan mengabaikan batas-batas tertentu di bawah JCPOA selama pihak-pihak yang tersisa dalam kesepakatan, khususnya negara-negara Eropa, tidak berbuat lebih banyak untuk mengurangi dampak dari sanksi Amerika Serikat yang melumpuhkan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya