Berita

Rizal Mallarangeng/Net

Politik

Desakan Pencopotan Rizal Mallarangeng Semakin Kencang, Sekarang Datang Dari DPD II

RABU, 10 JULI 2019 | 11:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Desakan pencopotan Rizal Mallarangeng dari Plt Ketua Partai Golkar DKI Jakarta semakin kencang. DPP Partai Golkar didesak segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Golkar DKI.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Jakarta Timur, Lintang Fisutama mengatakan, dorongan Musdalub akibat turunnya perolehan suara partai berlambang pohon beringin di ibukota pada Pemilihan Legislatif 2019.

Pada Pemilu 2019, target Golkar DKI adalah 22 kursi DPRD, tapi itu tidak terwujud, bahkan kursi yang ada malah berkurang dari yang sebelumnya 9 kursi sekarang hanya 6 kursi.


Selain di DPRD DKI, perolehan kursi Golkar di DPR RI dari dapil DKI juga anjlok. Golkar hanya mendapat 1 kursi dari semula 3 kursi. tu pun, jelas Lintang, masih sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Oleh karena itu, Lintang mengaku miris dengan turbulensinya perolehan kursi di DKI. Menurutnya, ini merupakan kegagalan Rizal Mallarangeng. Dan paling menyedihkan, selama Rizal Mallarangeng memimpin partai, konsolidasi partai setiap tingkatan tidak jalan.

Karena itu, perwakilan DPD II Golkar di Jakarta mendesak segera dilakukan Musdalub. Lintang menilai, seakan-akan Rizal Mallarangeng tidak memiliki beban moral atas anjloknya suara di ibukota.

"Rizal Mallarangeng tak merasa memiliki Golkar di Jakarta, jadi begitu. Kalau saya sangat sedih," ungkapnya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (10/7).

Ketua bidang pengurus pusat AMPG itu juga menganggap, Rizal sudah terlalu lama menjabat sebagai Plt. Bila dihitung dari pelantikannya pada 8 September 2018, berarti sudah 9 bulan menjadi Plt.

Selanjutnya, kata dia, Rizal seharusnya mencontoh Yorrys Raweyai yang menjabat Plt hanya tiga bulan langsung menyelenggarakan Musdalub. Apa karena Rizal keasikan menjadi Plt sehingga seperti defenitif.

"Jika berhasil menjalankan roda organisasi tidak masalah ingin melanggengkan sebagai ketua DPD. Tetapi Rizal ini kan, sudah jelas gagal total. Jangan kan menambah suara. Memepertahkan kan saja tidak bisa," tuturnya.

Ditambahkan Lintang, Rizal tidak memamahi politik kultural masyarakat Jakarta. Andai dia paham kultur atau budaya, sangat mudah meraih target suara pada pemilu lalu.

"Untuk itu, kami kader Muda Golkar meminta tanggung jawab moril atas kegagalan Rizal Mallarangeng," pungkasnya.

Senin (8/7), puluhan pemuda yang tergabung dalam Kader Muda Partai Golkar menggelar unjuk rasa di depan gedung DPD Golkar DKI Jakarta, Jl. Pegangsaan Barat, Menteng, Kota Jakarta Pusat. mereka meminta DPP Partai Golkar mencopot Rizal Mallarangeng, dan segera melaksanakan Musdalub.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Tak Lagi Menjabat, Anies Keliling Kampus Isi Ceramah

Senin, 09 Maret 2026 | 10:15

Pemerintah Diminta Turun Atasi Ancaman Kental Manis pada Anak di Aceh Tamiang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:10

Tips Praktis Investasi Emas untuk Pemula, Cara Aman Lindungi Nilai Aset

Senin, 09 Maret 2026 | 10:10

Prabowo Minta Laporan Progres Proyek 10 Universitas STEM dan Kedokteran di Hambalang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:03

Ramai Isu Pembajakan, Pandji Bakal Rilis Buku dari Spesial Show Mens Rea

Senin, 09 Maret 2026 | 10:01

Malam Takbiran dan Nyepi Barengan di Bali? Begini Cara Umat Menjaga Harmoni

Senin, 09 Maret 2026 | 09:54

Perkara Selebgram Nabilah O'Brien dengan Zendhy Kusuma Berujung Damai

Senin, 09 Maret 2026 | 09:52

JK Sarankan Prabowo Prioritaskan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 09 Maret 2026 | 09:42

Serangan ke KPK soal Kasus Gus Yaqut Dinilai Menyesatkan

Senin, 09 Maret 2026 | 09:36

Cadangan BBM Hanya 20 Hari, Ekonom Ingatkan Risiko Inflasi dan Beban Fiskal

Senin, 09 Maret 2026 | 09:33

Selengkapnya