Berita

Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat berkuda bersama/Net

Politik

Soal Rekonsiliasi, Prabowo Adalah Kartu Truf Bagi Jokowi

SELASA, 09 JULI 2019 | 22:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Kepala Staf Presiden, Moeldoko yang menyebut rekonsiliasi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto bukan lagi prioritas adalah ungkapan implisit bahwa rekonsiliasi tak perlu menjadi konsumsi publik.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara. Igor berpandangan bahwa manuver Istana, dalam hal ini kubu Joko Widodo diyakini akan semakin gencar dilakukan di belakang layar.

"Manuver Istana untuk mengupayakan pertemuan Jokowi-Prabowo diprediksi makin aktif di panggung belakang elite politik, bukan panggung depan publik," kata Igor kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (9/7).


Dewasa ini, kata Igor, pembelahan masyarakat terjadi cukup masif akibat Pemilu 2019. Hal ini justru tak terjadi pada pemilu sebelumnya.

Menilik dari fenomena ini, ia memandang kubu Istana lebih berkepentingan dalam agenda rekonsiliasi. Sosok mantan Danjen Kopassus, Prabowo yang memiliki pengikut besar menjadi pertimbangan bagi kubu Jokowi gencar mengupayakan rekonsiliasi.

"Tidak ada mantan jenderal yang punya pengikut begitu besar seperti Prabowo Subianto, dimana partai besutannya (Gerindra) perolehan suaranya semakin positif dari Pemilu ke Pemilu," tegasnya.

Sebaliknya, mantan jenderal lainnya yang juga membesut partai politik justru tak secemerlang Prabowo dalam memimpin Gerindra di Pemilu 2019.

"Atau malah ada yang jeblok di bawah ambang batas parlemen. Jadi Prabowo Subianto itu memang kartu truf penting saat ini bagi Jokowi," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya