Berita

Bambang Soesatyo (kiri) dan Airlangga Hartarto(kanan)/Net

Politik

Pengamat: Bamsoet Unggul Leadership, Airlangga Di Pengelolaan Birokrasi

SELASA, 09 JULI 2019 | 19:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bursa calon ketua umum Golkar menguat di dua nama, yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo. Berdasarkan track recordnya, kedua tokoh ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam memimpin.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago berpandangan, Airlangga yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Golkar memiliki pengalaman mumpuni.

"Airlangga, beliau sudah punya pengalaman dalam hal pengelolaan birokrasi, yaitu menjadi Menteri Perindustrian. Ada tiga menteri strategis di ekonomi yang menjadi tulang punggung kabinet, itu menteri pertanian, perindustrian, dan investasi," jelasnya.


Ia menjelaskan, modal keberhasilan mengemban amanah presiden Jokowi dalam memimpin Kementerian Industri adalah sebuah prestasi tersendiri. Terlebih Airlangga juga pernah duduk di DPR periode 2009-2014 sebagai Ketua Komisi VI DPR RI.

"Selain rekam jejak dalam memimpin sebuah lembaga birokrasi, beliau di DPR pernah mengurus tentang perdagangan dan perindustrian juga. Track recordnya juga cukup baguslah, kita akui dalam mengelola perekonomian dan birokrasi beliau unggul," ujarnya.

Walaupun dianggap memiliki pengalaman dan keunggulan dalam hal birokrasi. Namun hal itu tidak terjadi ketika dia memimpin Golkar. Airlangga dinilai gagal berinovasi dan menguatkan basis-basis Golkar sehingga berefek pada penurunan suara Golkar secara nasional.

"Artinya perlu dievaluasi kemahiran, kepiawaian beliau dalam memimpin sebuah organisasi politik dan gagal menjadikan partai Golkar sebagai partai pemenang pemilu," jelas Pangi.

Berbeda dengan Airlangga, Pangi menilai sosok Bambang Soesatyo (Bamsoet) sudah mempunyai modal dasar, kepengurusan Golkar dan posisinya sebagai Ketua DPR RI.

Selama mengemban amanah menjadi ketua DPR, Bamsoet kerapkali mendapat apresiasi, citra dan kinerja DPR juga meningkat.

"Semenjak dilantik, Bamsoet bisa dibilang cukup sering disorot media sehingga publik pun familiar dengan namanya," ungkap Pangi.

Selain itu kata Pangi, Bamsoet dinilai banyak melakukan beberapa terobosan serta konsisten dalam mengelola persidangan, perencanaan persidangaan, dan dinamika kelembagaan.

Dalam keorganisasian, Bamsoet terdaftar dan aktif dalam beberapa organisasi besar yang memiliki akar rumput seperti Kosgoro, Pemuda Pancasila, dan FKPPI.

"Bamsoet unggul dari segi leadership,” tegasnya.

Namun menurut Pangi, Bamsoet juga bukan tanpa kekurangan. Belakangan sempat santer isu berembus yang menimpanya bahwa Bamsoet memilingi gelar Master Bisnis dari kampus IMNI (IM New Port Indonesia) yang diduga ilegal.

Walaupun semua sudah dibantahkan oleh Menristekdikti langsung yang menyebutkan bahwa ijazah Bamsoet SAH. Berbeda dengan Airlangga Hartarto yang memiliki rekam jejak akademik sarjana dari kampus ternama yaitu Universitas Gajah Mada, dan menyelesaikan gelar Master Bisnis dari Monash University, Australia.

“Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Tinggal bagaimana yang lebih dibutuhkan oleh Partai Golkar ke depan,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya