Berita

Politisi PDIP, Masinton Pasaribu/Net

Politik

PDIP: Rekonsiliasi Harusnya Tanpa Embel-Embel, Termasuk Kepulangan Habib Rizieq

SELASA, 09 JULI 2019 | 14:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air mencuat sebagai salah satu syarat rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo pasca Pilpres 2019. Hal itu bahkan diakui Gerindra sebagai salah satu syarat islah rekonsiliasi.

Bebeda dengan pandangan Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang diutarakan Masinton Pasaribu justru menilai bahwa rekonsiliasi harus dilakukan dengan tulus tanpa embel-embel lain.

"Rekonsiliasi dimaknai membangun persatuan, membangun persaudaraan sesama elemen anak bangsa. Maka dengan dilandasi itu, tidak ada embel-embel lain selain semangatnya untuk persatuan bangsa," kata Masinton di Jakarta, Selasa (9/7).


Dikatakan Masinton, dalam rekonsiliasi tidak ada motif lain selain membangun persaudaraan pasca Pemilu.

"Rekonsiliasi itu juga tidak boleh ada transaksi-transaksi lain selain kepentingan bangsa," tegasnya.

Soal kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi, anggota Komisi III DPR RI ini berpandangan bahwa hal itu tak perlu melalui syarat rekonsiliasi. Sebab ia menyebut tak ada kendala berarti untuk kembalinya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ke Tanah Air.

"Beliau pergi atas keinginan sendiri. Kalau kembali, monggo silakan, atas niat sendiri. Beliau kembali kita sambut dengan tangan terbuka sebagai anak bangsa," jelas Masinton.

"Nah, kalau ada persoalan lain, misalnya masalah hukum, kan hukum punya mekanisme sendiri untuk menyelesaikan. Tentu kalau ada upaya hukum untuk persoalan lain, monggo," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya