Berita

Bendera Pemuda Muhammadiyah/Net

Politik

Pemuda Muhammadiyah Keberatan Disebut Terlibat Rusuh 21-22 Mei

SELASA, 09 JULI 2019 | 04:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bereaksi keras atas hasil investigasi Polri tentang aksi rusuh 21 dan 22 Mei di Jakarta.

Saat merilis hasil investigasi pada Jumat (5/7) lalu, sebuah slide yang ditayangkan Polri menampilkan keterangan bahwa pelaku kerusuhan berasal dari Pemuda Muhammadiyah. Namun demikian, slide tersebut tidak dibacakan.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Razikin Juraid menjelaskan bahwa ortom Muhammadiyah ini telah secara tegas mengimbau seluruh kader se-Indonesia untuk tidak terlibat dalam aksi yang menolak pengumuman hasil pilpres oleh KPU tersebut.


“Sebaliknya, Pemuda Muhammadiyah justru meminta kepada seluruh kadernya untuk menyukseskan pemilu 2019 baik sebagai pemilih, penyelenggara pemilu, pemantau pemilu, maupun peserta pemilu,” terang Razikin dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/7).

Atas alasan itu, mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tersebut menegaskan aksi 21 dan 22 Mei tidak ada hubungan dengan Pemuda Muhammadiyah, yang secara organisatoris memang tidak sedang  berkepentingan.

Sementara mengenai dugaan keterlibatan kader dalam aksi kerusuhan harus dilihat secara jernih dengan investigasi mendalam. Terutama, dalam kapasitas apa individu tersebut diduga terlibat. Sebab, secara organisatoris Pemuda Muhammadiyah tidak pernah mengeluarkan instruksi untuk ikut aksi.

“Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Pemuda Muhammadiyah keberatan dicantumkan institusi Pemuda Muhammadiyah oleh kepolisian,” demikian Razikin.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya