Berita

Pesawat/Net

Nusantara

Pemerintah Godok Kerangka Pelaksanaan Harga Tiket Pesawat LCC

SELASA, 09 JULI 2019 | 04:21 WIB | LAPORAN:

Pemerintah segera membuat kerangka pelaksanaan kebijakan penurunan tarif angkutan udara pesawat Low Cost Carier (LCC) rute domestik. Kerangka tersebut merupakan pelengkap dari kebijakan penurunan tarif pesawat.

"Bentuknya, nanti bisa saja sebagai lampiran dari peraturan menteri atau bagaimana," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (8/7).

Darmin menjelaskan bahwa kerangka yang dibuat tersebut akan menjadi acuan semua pihak dalam mengontrol harga tiket pesawat.


"Nanti akan ada pengawasan oleh Kementerian Perhubungan. Kalau ingin memonitor harus ada kerangka (acuannya) dong yang jelas kalau tidak mana ketahuan kalau ada yang meleset," lanjutnya.

Setelah kerangka pelaksanaan selesai, Menko Darmin juga menyebut bahwa pihaknya akan membahas potensi pengenaan sanksi bagi maskapai yang melanggar kebijakan. Ditargetkan, kerangka pelaksanaan kebijakan ini akan rampung dalam dua hari ke depan.

"Begitu ada yang bandel kami akan rapat. Ini adalah sesuatu yang sudah jelas sekali," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Citilink Ester Siahaan memastikan maskapainya siap melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemerintah.

Bahkan kini Citilink telah menyediakan 62 penerbangan dengan total 3.348 kursi yang akan mendapatkan diskon sebesar 50 persen.

“Rata-rata okupansi sekarang sekitar 70 persen mungkin dengan harga murah bisa lebih banyak lagi. Targetnya nanti bisa meningkat menjadi 80 persen," ujarnya.

Kebijakan diskon sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas itu akan berlaku untuk 30 persen kursi penerbangan LCC yang menggunakan pesawat jet pada jadwal penerbangan Selasa, Kamis, Sabtu pada pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya