Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Sebagai Negarawan, Prabowo Harus Dinginkan Suasana

SELASA, 09 JULI 2019 | 02:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto harus mengambil sikap atas rekonsiliasi yang ditawarkan rivalnya di Pilpres 2019, Joko Widodo.

Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan bahwa Prabowo sebagai seorang negarawan dan pemimpin partai politik memiliki tanggung jawab dalam merajut kembali tali persaudaraan rakyat. Di mana selama pilpres telah terjadi polarisasi karena perbedaan dukungan.

“Sebagai negarawan itu kan harus ada kearifan-kearifan yang ditunjukkan untuk mendinginkan suasana atau istilahnya merajut kembali kebangsaan kita pada pasca pilpres," ujarnya kepada Kantor Berita RMOL, Senin (8/7).


Tak hanya itu, membangun solidaritas antar pendukung juga harus dilakukan Prabowo supaya masyarakat memahami bahwa proses Pilpres 2019 telah selesai dan harus kembali bersama-sama memikirkan nasib bangsa.

“Kita harus bersama-sama bicara soal agenda-agenda kebangsaan dan kenegaraan kita lima tahun mendatang," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya