Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ketimbang Terus Ribut, Lebih Baik Profesional Jadi Menteri

SENIN, 08 JULI 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Daripada terus ribut mengajak kubu lain masuk kabinet atas nama rekonsiliasi, jauh lebih baik memasukkan nama-nama profesional dan wajah baru pada pemerintahan Jokowi-Maruf.

"Utamanya dari mereka yang membantu Jokowi-Maruf memenangkan Pilpres 2019," kata pemerhati politik dari Mahara Leadership, Iwel Sastra, Senin (8/7).

Upaya ini diyakini akan membawa manfaat bagi konsolidasi partai-partai pendukung, sekaligus memantapkan demokrasi, karena bagaimanapun oposisi yang kritis dan membangun amat diperlukan.


Menurut Iwel, nama-nama yang beredar belakangan ini cukup dikenal dan bisa dipertimbangkan jadi menteri. Di antaranya: Imam Sugema, Ali Ghufron, Poniman Rahardjo, Erick Thohir, Johan Silalahi, Arif Satria dan Rokhmin Dohuri.

"Semua tentu terpulang pada hak prerogatif Presiden," ujar Iwel kepada redaksi.

Menanggapi hal tersebut, pakar komunikasi politik Effendi Gazali yang dihubungi terpisah menyatakan wajar nama-nama tersebut mengalir. Terutama yang memiliki keahlian serta tidak banyak menuai penolakan publik.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya