Berita

Jokowi-Maruf/Net

Politik

Banyak Yang Ngebet Jadi Menteri, Jokowi-Maruf Harus Kuat Dari Tekanan Politik

SENIN, 08 JULI 2019 | 01:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Maruf Amin diminta kuat terhadap tekanan partai politik dan terhindar dari "guna-guna" politisi yang ngebet jadi menteri.

"Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI) 98 bersama berbagai aktivis lainnya akan menggelar doa bersama untuk Jokowi-Maruf agar keduanya senantiasa diberi kekuatan lahir dan batin," kata Ketua Presidium JARI 98, Willy Prakarsa, Minggu (7/7).

Doa bersama, menurut Willy sangat penting. Sebab, saat ini kondisi Jokowi-Maruf sedang dalam tekanan, baik oleh partai politik maupun individu politisi yang bernafsu mengincar posisi menteri.


"Bahkan ini sudah tidak sehat, sebab sudah memakai klenik atau guna-guna dengan menggunakan jasa paranormal agar dipilih jadi menteri," jelas Willy dalam keterangan tertulis.

Willy bahkan mengklaim telah mengantongi beberapa nama politisi serta paranormal yang kerap dikunjungi dan dimintai pertolongan, baik yang di tanah Pasunda maupun Jawa.

"Namun enggak etis kalau disebutkan walaupun hanya inisialnya. Yang pasti itu ada dan jumlahnya banyak," ucapnya.

Istighosah yang akan digelar nanti juga akan mendoakan agar negeri ini agar dapat kembali bangkit dari keterpurukan ekonomi, Indonesia siap bersaing di kancah dunia Internasional.

"JARI 98 mengingatkan kepada para politisi, tanpa perlu menjadi menteri, jauh lebih mulia. Ayo kita tunjukan pada rakyat kalau kita mampu menjadi corong untuk menampung aspirasi rakyat, baik di parlemen. Indonesia jaya saatnya tunaikan tugas suci wujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan," pungkas Willy.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya