Berita

Titik gempa Malut/Net

Nusantara

Warga Ternate Tetap Tenang Saat Air Laut Surut

SENIN, 08 JULI 2019 | 01:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gempa berkekuatan 7 skala richter (SR) mengguncang Provinsi Maluku Utara pada Minggu (7/7) malam.

Gempa yang berpusat di 136 km arah barat daya Ternate itu terjadi pada pukul 22.08 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahkan sempat mengeluarkan peringatan tsunami, sebelum akhirnya dicabut pada Senin (8/7) pukul 00.09 WIB.

Seorang warga Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Selatan, Bukhari Kamaruddin mengaku getaran gempa terasa dengan cukup kuat. Durasinya cukup lama, yaitu hingga 30 detik.


“Pas saya mau tidur, terasa cukup lama,” ujarnya kepada Kantor Berita RMOL sesaat lalu.

Bukhari menjelaskan bahwa kediamannya berjarak kurang lebih satu kilometer dari bibir pantai. Dia menyaksikan banyak orang yang bergerak ke tempat yang lebih tinggi saat gempa terjadi dan peringatan tsunami disiarkan BMKG.

“Ada yang naik motor, ada yang berlari ke atas,” tuturnya.

Namun demikian, sambung pria yang akrab disapa On ini, tidak sedikit warga yang justru berkumpul ke pantai. Mereka mayoritas ingin memastikan apakah tsunami benar terjadi.

“Banyak orang ke pantai, ngecek ke pantai,” sambungnya.

Sesampai di pantai, kata On, warga melihat air laut surut. Tapi warga tidak panik. Sebab, air laut memang sedang surut akibat gravitasi bulan. Sementara surut dadakan layaknya tanda-tanda tsunami tidak ditemui oleh warga.

“Surut bukan karena tsunami. Tapi memang karena surut. Jadi warga tidak kaget,” tegasnya.

Lebih lanjut, On menjelaskan bahwa kondisi di Ternate sudah kondusif. Tidak ada pemadaman listrik dan pemutusan sinyal telepon pasca gempa.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya