Berita

Presiden Turki Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Kunci Masalah Uighur Di Xinjiang Adalah Sensitivitas

JUMAT, 05 JULI 2019 | 07:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Solusi bisa diciptakan untuk membantu muslim Uighur di kamp-kamp pendidikan China di wilayah Xinjiang. Kuncinya adalah dengan mempertimbangkan sensitivitas dari kedua belah pihak.

Begitu kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat berada di Beijing, Kamis (5/7).

"Saya percaya kita dapat menemukan solusi untuk masalah ini dengan mempertimbangkan sensitivitas kedua belah pihak," kata Erdogan seperti dimuat Al Jazeera.


Turki sendiri diketahui merupakan satu-satunya negara mayoritas Muslim yang mengkritik China atas penahanan sekitar satu juta etnis Uighur dan sebagian besar minoritas Muslim lainnya di wilayah Xinjiang.

Namun Erdogan melunakkan nada bicaranya setelah bertemu Presiden China Xi Jinping awal pekan ini di Beijing.

China sendiri kerap membantah adanya kamp-kamp penahanan untuk muslim Uighur. China menekankan bahwa kenyataan yang terjadi adalah warga Uighur ditempatkan di China membantah menahan orang-orang di pusat pendidikan kejuruan yang diklaim dibuat demi bertujuan menjauhkan warga dari ekstremisme agama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya