Berita

Presiden Turki Tayyep Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: AS Melakukan Perampokan, Jika Batalkan Perjanjian F-35 Dengan Turki

KAMIS, 04 JULI 2019 | 23:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat sama saja melakukan perampokan jika menolak memberikan jet tempur F-35 yang terlah dibeli oleh Turki.

Hal itu ditegaskan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di tengah perselisihan dengan Amerika Serikat atas langkah Turki membeli sistem pertahanan anti rudal S-400 dari Rusia.

"Jika Anda memiliki pelanggan dan pelanggan itu melakukan pembayaran seperti jarum jam, bagaimana Anda tidak bisa memberi pelanggan itu barang-barang mereka? Itu sama saja seperti perampokan," kata surat kabar nasional Hurriyet mengutip Erdogan pada hari Kamis (4/7).


Erdogan mengatakan, Turki sejauh ini telah membayar 1,4 miliar dolar AS untuk pembelian F-35. Sebanyak empat jet telah diserahkan dan pilot Turki telah pergi ke Amerika Serikat untuk pelatihan.

"Kami telah membuat perjanjian untuk membeli 116 (unit) F-35. Kami bukan hanya pasar, kami juga produsen bersama. Kami memproduksi beberapa suku cadang di Turki," tambahnya seperti dimuat ulang Al Jazeera.

Namun di tengah perselisihan yang kini terjadi, belum ada pengiriman F-35 lagi ke Turki dan beberapa pelatihan yang ditawarkan pilot Turki juga dihentikan karena ketegangan antara sekutu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya