Berita

Bender Korea Utara/Net

Global

Misi Korea Utara Di PBB: Tindakan Bermusuhan AS Rusak Atmosfer Damai Di Semenanjung

KAMIS, 04 JULI 2019 | 07:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat dianggap tetap menjalankan tindakan bermusuhan dengan Korea Utara, meski perkembangan diplomatik antara kedua negara terjadi beberapa waktu terakhir.

Misi Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pihaknya mengeluhkan tuduhan yang dilayangkan oleh Amerika Serikat yang menyebut bahwa Korea Utara telah melanggar batas atas impor minyak olahan.

Misi Korea Utara juga mengeluhkan surat tertanggal 29 Juni yang disebut-sebut dikirim ke semua negara anggota PBB oleh Amerika Serikat, Perancis, Jerman dan Inggris. Surat itu berisi seruan agar negara-negara anggota PBB mengirim pulang semua pekerja Korea Utara di luar negeri.


"Semua negara anggota PBB harus tetap waspada terhadap upaya yang disengaja oleh Amerika Serikat untuk merusak atmosfer damai yang telah diciptakan di Semenanjung Korea dengan cara yang tidak mudah," begitu bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Reuters (Rabu, 3/7).

Keluhan itu dipaparkan hanya selang seminggu setelah Amerika Serikat dan Korea Utara membuat sejarah baru dengan kedua pemimpin negaranya bertemu di perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan di DMZ. Dalam pertemuan itu, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bahkan sempat menggundang Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk masuk ke wilayah Korea Utara sejauh beberapa langkah.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya