Berita

Jokowi-Maruf didampingi petinggi partai koalisi/Net

Politik

Kalau Tak Pintar Bagi "Jatah", Koalisi Bisa Jadi Bumerang Jokowi

KAMIS, 04 JULI 2019 | 05:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemilihan struktur kabinet 2019-2024 dinilai harus dipikirkan matang oleh presiden terpilih, Joko Widodo. Hal itu berkenaan dengan banyaknya partai politik serta golongan yang mendukungnya bersama dengan wakil presiden terpilih, KH Maruf Amin.

"Jokowi harus pandai-pandang menempatkan dan merekrut pembantunya, bagaimana representasi dan proporsinya rata. Ada NU, Muhammadiyah, profesional, partai politik, unsur relawan dan tim sukses," kata analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (3/7).

Menurutnya, banyaknya unsur pendukung akan menyulitkan petahana dalam memilih tanpa menimbulkan gejolak di internal koalisi. Sebab, banyaknya parpol tak sebanding dengan jumlah kementerian yang ada.


Bahkan banyaknya dukungan tersebut tak menutup kemungkinan akan berbalik menyerang sang presiden selama menjabat lima tahun ke depan.

Hal itu bisa terjadi jika mantan Gubernur DKI Jakarta ini salah dalam menentukan komposisi kabinet yang diisi parpol, golongan tertentu, hingga kalangan relawan pendukung.

"Jangan sampai ketika mereka enggak mendapat jabatan tertentu, bisa dikemudian hari menjadi lawan politik Jokowi. Kalau tidak mahir dan piawai membagi kekuasaan, bisa jadi bumerang dan lawan politik di kemudian hari," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya