Berita

Taufiqulhadi/Net

Politik

Sindir PKB, Politisi Nasdem: Kursi Kami Lebih Banyak, Bisa Ajukan 11 Menteri

RABU, 03 JULI 2019 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Saling sindir di internal koalisi pendukung Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Maruf Amin mulai mengemuka. Utamanya terkait pembahasan jatah kursi menteri di kabinet.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Taufiqulhadi menyindir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang lantang mengajukan 10 nama calon menteri kepada Jokowi.

Nasdem kurang berkenan PKB mengajukan nama menteri sebanyak itu. Pasalnya, jumlah kursi partai Surya Paloh di Parlemen lebih banyak banyak ketimbang partai Muhaimin Iskandar.


"Suara Nasdem (59) kan lebih besar dari PKB (58) di DPR berdasarkan kursi, maka sepantasnya Nasdem mengusulkan 11," ujar Taufiq sambil tertawa di Media Center DPR, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7).

Menurut Taufiq soal jatah kursi menteri seharusnya tidak perlu dibahas dan disampaikan di ruang publik. Pasalnya, keputusan itu hanya bisa diambil oleh Jokowi sebagai kepala negara.

"Itu nanti dikomunikasikan saja saat rapat dengan pak Presiden terpilih secara langsung. Jadi enggak perlu diungkapkan kepada publik," katanya.

Saat ditanya soal nama calon menteri dari Nasdem, Taufiq berkilah belum ada pembahasan di internal sebelum ada keputusan Jokowi untuk jatah menteri dari Nasdem.

"Itu belum bisa kita sampaikan karena saya belum tahu juga (dapat) kursi (menteri) apa saja," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya