Berita

Dalai Lama/Net

Dunia

Dalai Lama Minta Maaf Soal Pernyataannya Mengenai Penerus Wanita

RABU, 03 JULI 2019 | 08:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama meminta maaf atas komentar kontroversialnya tentang kemungkinan seorang wanita menggantikannya.

Berbicara kepada BBC bulan lalu, Dalai Lama mengatakan bahwa perempuan Dalai Lama di masa depan haruslah menarik.

"Jika seorang Dalai Lama wanita datang, dia seharusnya lebih menarik," katanya dalam wawancara tersebut, seraya tertawa.


Namun kemudian, pekan ini pihak Dalai Lama mengeluarkan pernyataan yang berisi permintaan maaf atas kata-katanya tersebut. Pernyataan itu menjelaskan bahwa Dalai Lama hanya bercanda.

"Dia (Dalai Lama) sangat menyesal bahwa orang-orang telah terluka oleh apa yang dia katakan dan menawarkan permintaan maafnya yang tulus," begitu bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat BBC (Selasa, 2/7).

Pernyataan itu juga meminta maaf atas kontroversi yang muncul akibat Dalai Lama menempatkan lelucon yang disalahpahami.

"Dalai Lama memiliki kepekaan yang tajam terhadap kontradiksi antara dunia materialistis dan global yang dia temui dalam perjalanannya dan gagasan kompleks yang lebih esoteris tentang reinkarnasi yang merupakan jantung dari tradisi Buddha Tibet," kata pernyataan itu.

"Namun, kadang-kadang terjadi bahwa pernyataan spontan, yang mungkin menghibur dalam satu konteks budaya, kehilangan humor dalam terjemahan ketika dibawa ke yang lain. Dia menyesali pelanggaran apa pun yang mungkin telah diberikan," sambung pernyataan yang sama.

Sepanjang hidupnya, Dalai Lama menentang objektifikasi perempuan dan mendukung kesetaraan gender.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya