Berita

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama CPNS/Net

Nusantara

Serahkan SK CPNS, Bupati Anas Ajak Bidan Inovasi Tekan Kematian Ibu Dan Anak

SELASA, 02 JULI 2019 | 18:41 WIB | LAPORAN:

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) kepada 30 bidan sekaligus mengambil sumpah jabatan 125 bidan yang akan bertugas di seluruh wilayah Banyuwangi. Anas meminta kepada mereka untuk membuat terobosan dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak balita.

Pengambilan sumpah dan penyerahan SK tersebut dilakukan di Pendopo Banyuwangi, Selasa (2/7). Bersamaan, juga diserahkan SK penetapan jabatan fungsional kepada 51 guru, tujuh dokter, sembilan perawat, lima pranata laboratorium, dan 10 penyuluh pertanian.

Dalam kesempatan itu, secara khusus Anas meminta kepada bidan agar berupaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi di Banyuwangi. Menurut Anas ini penting karena AKImerupakan salah satu indikator derajat kesehatan negara.


"Para bidan ini saya beri target untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Banyuwangi. Perbaiki pelayanan, tingkatkan baik dari segi jangkauan maupun kualitas layanannya. Untuk itu, dibutuhkan sebuah inovasi dan terobosan," kata Anas.

Anas lalu mencontohkan Puskesmas Sempu yang berhasil menekan angka kematian ibu melahirkan hingga zero lewat program Laskar Sakina-Laskar Stop Angka Kematian Ibu dan Anak.

Laskar tersebut beranggotakan kader kesehatan, guru, tokoh agama dan masyarakat, PKK, hingga aparat kepolisian. Dan yang terakhir, melibatkan pedagang sayur keliling (mlijo) yang ditugaskan mencari, menemukan, dan melaporkan ibu hamil baru dengan risiko tinggi di wilayah mereka berjualan.

"Intinya inovasi, lihat sekeliling kita apa yang bisa kita lakukan. Rangkul pihak lain untuk membantu program kita," tegas Anas.

Inovasi tidak hanya ditekankan pada para bidan. Anas juga meminta para abdi negara yang hadir ini untuk membuat terobosan di bidangnya masing-masing. Selain juga mereka wajib menjadi humas bagi Banyuwangi.

"Saya harap semua yang hadir di sini memiliki semangat, bisa bekerja keras, berinovasi, serta lakukan pelayanan yang baik. Jangan lupa, diatur pula pengeluaran dan gajinya. Dan juga keluarkan untuk sedekah sebagai tanda rasa syukur kita atas rejeki ini," kata Anas.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Banyuwangi Nafiul Huda menambahkan, SK CPNS yang dibagikan kepada 30 bidan ini adalah SK fungsional bidan formasi tahun 2019. Lainnya, 7 dokter, 125 bidan, 51 guru, 9 perawat dan 10 penyuluh pertanian lapangan (PPL) merupakan tenaga fungsional yang telah memenuhi pengajuan angka kredit atas formasi CPNS tahun 2014.

"Sebelumnya, mereka adalah CPNS yang belum memiliki tunjangan jabatan fungsional karena belum memenuhi pengajuan angka kredit (PAK). Kini, setelah mereka memenuhi, baru SK fungsionalnya diterbitkan dan diserahkan secara bersama-sama," kata Huda.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya