Berita

Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Hasil Pemilu Anjlok, Pendiri Demokrat: SBY Gagal Kelola Partai

SELASA, 02 JULI 2019 | 18:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap gagal menjalankan tugasnya sebagai ketua umum Partai Demokrat. Hal ini terlihat dari hasil perolehan suara Demokrat dalam dua Pemilu, yakni tahun 2014 dan 2019.

"Hasil kerja SBY pada periode pertama gagal dari (mempertahankan suara) 20,40 persen menjadi 10,19 persen atau suara hilang lebih dari 50 persen, kemudian pada periode kedua gagal dan suara turun menjadi 7,7 persen," ujar Pendiri Partai Demokrat, Henky Luntungan, Selasa (2/7).

Henky menjelaskan bahwa SBY telah mengubah marwah perjuangan dari berdirinya Partai Demokrat. Pasalnya, purnawirawan TNI berbintang empat tersebut telah menjadikan Demokrat sebagai partai dinasti.


"Bapak SBY mencoba menjadikan partai demokrat menjadi partai tokoh dan dirinya menjadi tokoh Partai Demokrat, sebagai pemilik Partai Demokrat," jelasnya.

Ditegaskan Henky, bahwa SBY bukanlah pendiri Partai Demokrat. SBY baru bergabung sebagai kader pada tahun 2003 saat Partai Demokrat telah berdiri sejak 9 September 2001.

"Bapak SBY boleh tidak mengenal saya dan boleh melupakan saya. Tetapi, dari jauh saya tetap memantau arah partai," tukasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya