Berita

Pengurus DPD Golkar tingkat provinsi menyambangi Presiden Joko Widodo di Istana Bogor/Repro

Politik

Golkar Sambangi Istana, Jokowi Isyaratkan Airlangga Kembali Pimpin Beringin

SELASA, 02 JULI 2019 | 01:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Golkar menunjukan keberpihakan kepada pemerintahan Jokowi bersama Maruf Amin di pemerintahan 2019-2024 mendatang. Hal tersebut ditunjukan dengan kehadiran pengurus DPD Golkar tingkat provinsi ke Istana Bogor yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, Senin (1/7).

Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan, lawatan kader Golkar ini untuk memperkuat kepemimpinan Jokowi usai Pilpres 2019.‎

"Bahwa persepsi teman-teman pengurus DPD Golkar se-Indonesia, Partai Golkar akan memperkuat posisi Pak Jokowi, dalam artian melanjutkan hal yang sudah baik dan yang kurang dilengkapi," ujar Dedi dilansir RMOLJabar.


Dalam kesempatan tersebut, Jokowi diakui Dedi telah mengapresiasi upaya Golkar yang mampu melewati dinamika politik yang ada. Di bawah kepemimpinan Airlangga, Golkar yang hanya mampu bertengger di persentase 7 persen suara di survei, mampu meraih angka 13 persen.

Artinya, kata Dedi, Partai Golkar relatif berhasil mendongkrak elektabilitas di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

"Presiden mengucapkan terima kasih pada Partai Golkar yang telah memberikan kontribusi besar. Hal itu terlihat dari survei-survei yang selama ini datanya dipegang oleh Pak Presiden,” lanjut Dedi.‎
‎
Atas hasil ini, Jokowi dikatakan Dedi meminta agar Golkar menjaga stabilitas politik internal guna menjaga stabilitas politik nasional.

"Sehingga Golkar harus menghindari berbagai gejala politik yang membuka ruang bagi pihak lain untuk memecah belah Golkar,” katanya.‎
‎
Ia menambahkan, raihan Partai Golkar yang meraih kursi terbesar kedua di DPR RI tidak lepas dari peran Ketua Umum Airlangga Hartarto.

"Tentu saja itu faktor ketua umum kami yang bisa mengubah prediksi dan analisa raihan Golkar pada Pemilu 2019," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya