Berita

Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Sekjen Gerindra Soal Koalisi Bubar: Lihat Saja Nanti

JUMAT, 28 JUNI 2019 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Petinggi partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur menggelar silaturahmi ke kediaman Capres Prabowo Subianto. Silaturahmi digelar menyusul putusan akhir Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani sesaat setelah tiba di Kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (28/6).

"Beliau ingin mengucapkan terimakasih secara langsung sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden kepada seluruh pimpinan partai Koalisi Adil Makmur," ujar Muzani.


Dikatakan Muzani, dalam pertemuan itu Prabowo juga akan memaparkan hasil konsultasi dengan tim hukum BPN Prabowo-Sandi usai dibacakannya putusan MK.

"Beliau juga sudah mendengar dari penasihat hukum tadi malam, dan penasihat hukum sudah menjelaskan detail beberapa hal yang terjadi dalam perkembangan sampai dengan putusan Mahkamah Konstitusi," jelasnya.

Hanya saja, Wakil Ketua MPR RI ini enggan menjawab saat ditanya apakah pertemuan siang ini juga menjadi pertemuan terakhir dan pembubaran koalisi.

"Kita tunggu hasil dan perkembangan hari ini bagaimana," demikian Muzani.

Sudah hadir untuk pertemuan itu, capres Prabowo Subianto, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Begitu juga Direktur Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusomo dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya