Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Arah Politik PAN Ditentukan Saat Rakernas

JUMAT, 28 JUNI 2019 | 01:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RMOL Calon presiden Prabowo Subianto memberi lampu hijau kepada partai-partai pendukung untuk menentukan langkah politik masing-masing pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan usai bertemu para ulama di Masjid Al Munawaroh, Sentul Selatan, Jawa Barat,  Kamis malam (27/6).

"(Prabowo berkata) silakan partai- partai mengambil inisiatif sendiri," ujar Zulhas, sapaan akrabnya.


Zulhas menyebutkan pesan tersebut diungkapkan Prabowo usai MK menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi.

Kepada para tokoh BPN yang hadir di kediamannya untuk nonton bareng pembacaan putusan PHPU, Mantan Danjen Kopassus itu menyatakan koalisi telah berakhir setelah ada putusan MK.

"Saya lama di tempat Pak Prabowo dari setengah dua sampai setengah lima, Pak Prabowo menyampaikan dengan berakhir putusan MK, maka Koalisi (Adil dan Makmur) sudah berakhir," jelasnya.

Sementara itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebutkan bahwa untuk partai berlambang matahari soal langkah politik akan ditentukan dalam rapat kerja nasional dalam waktu dekat ini.

"Partai Amanat Nasional akan melaksanakan Rakernas pada akhir Juli atau awal bulan Agustus tahun ini," kata Eddy di Kantor DPP PAN, Jakarta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya