Berita

Penobatan Doktor HC Airlangga Hartarto/Net

Politik

Gelar Doktor HC Airlangga Hartarto Bukti Keberhasilan Revolusi Industri 4.0

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 09:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengukuhan gelar Doktor Honoris Causa bidang development policy (kebijakan publik) dari KDI School of Public Policy, Korea Selatan kepada Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto menjadi kebanggaan bagi kader partai berlambang beringin.

Anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI, Satya Widya Yudha menyebutkan, gelar tersebut menjadi pembuktian dari kinerja Airlangga yang juga menjabat Menteri Perindustrian RI.

"Gelar Doktor HC dari KDI School adalah pengakuan atas kesuksesan Airlangga dalam mengembangkan revolusi industri 4.0 di Indonesia," ujar Satya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6).


Sebagai seorang menteri, lanjut Satya, kinerja Airlangga cukup mumpuni dalam berkontribusi mewujudkan visi Nawacita Presiden Joko Widodo dalam masa pemerintahan periode pertama ini, khususnya pengembangan revolusi industri 4.0.

"Sebagai inisiator road map making Indonesia 4.0 pada April 2018 lalu, pak Airlangga cukup sukses dalam menjabarkan visi sektor industri yang menjadi salah satu kerangka pembangunan masa depan Indonesia," jelasnya.

Sambung Satya, konsep revolusi industri 4.0 gagasan Airlangga itu mampu membawa perindustrian Indonesia masuk pada era digital. Sehingga, generasi muda yang menjadi bonus demografi Indonesia turut aktif dalam berkreasi dan mendukung perekonomian negara dari sektor industri.

"Diharapkan, sektor industri ke depan mampu menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup tinggi sehingga bisa menopang Indonesia menjadi negara maju," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya