Berita

Hatice Cengiz/Net

Dunia

Di Forum PBB, Tunangan Jamal Khashoggi Desak Penyelidikan Internasional

SELASA, 25 JUNI 2019 | 22:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tunangan wartawan senior Jamal Khashoggi, yakni Hatice Cengiz menyerukan penyelidikan internasional atas kasus pembunuhan tunangannya. Seruan itu dikeluarkan selang beberapa hari setelah laporan pakar PBB menyalahkan Arab Saudi atas pembunuhan Khashoggi di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul.

"Ini adalah laporan pertama yang mengatakan dengan keras dan jelas bagaimana melanjutkannya," kata Cengiz saat berpidato di hadapan para diplomat dan media di PBB di kota Jenewa Swiss (Selasa, 25/6).

"Kami membutuhkan penyelidikan internasional terhadap pembunuhan Jamal," tambahnya.


"Tidak hanya pejabat tinggi yang terlibat dalam pembunuhan itu, tetapi laporan itu mengatakan Arab Saudi telah berusaha menghilangkan bukti itu. Ini memalukan," tegas Cengiz, seperti dimuat Al Jazeera.

Untuk diketahui. laporan terbaru PBB setebal 100 halaman dipublikasikan pada 19 Juni lalu. Laporan yang disusun oleh Pelapor Khusus tentang eksekusi di luar proses hukum, Agnes Callamard itu mengatakan bahwa kematian Khashoggi merupakan pembunuhan di luar proses hukum yang direncanakan.

Laporan itu juga secara eksplisit mengatakan bahwa Arab Saudi bertanggungjawab atas pembunuhan itu.

Callamard akan secara resmi menyampaikan laporan tersebut kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada hari Rabu besok (26/6).

Berbicara di acara yang sama dengan Cengiz, Callamard mengatakan pembunuhan Khashoggi adalah simbol dari pola di seluruh dunia, yang harus ditanggapi oleh masyarakat internasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya