Berita

Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade/RMOL

Politik

"Nasib" Koalisi Indonesia Adil Makmur Akan Ditentukan Usai Putusan MK

SELASA, 25 JUNI 2019 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masa depan Koalisi Indonesia Adil Makmur pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan ditentukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Hal tersebut diungkapkan Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (25/6).

"Semua dikembalikan ke teman-teman koalisi. Apakah masih di koalisi Indonesia Adil dan Makmur atau kita bubar," ujar Andre.


Dalam koalisi ini, terdapat beberapa partai politik yang mendukung paslon 02. Mereka adalah Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan Partai Berkarya.

Untuk saat ini, Andre enggan berandai-andai soal nasib koalisi dari lawan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jokowi-Maruf ini.

Baginya, semua keputusan ada di Prabowo dan Sandiaga bersama para ketua umum partai koalisi.

"Tentu harus ada diskusi. Insya Allah setelah MK selesai, Pak Prabowo akan bertemu dengan pimpinan partai koalisi membahas ini," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya