Berita

Polisi bersiaga di Brussel/Net

Dunia

Rencanakan Serangan Di Kedubes AS, Pria Ini Ditangkap Polisi

SELASA, 25 JUNI 2019 | 06:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria ditangkap di Brussels karena dicurigai merencanakan serangan terhadap kedutaan Amerika Serikat.

Jaksa Belgia, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mereka memiliki indikasi yang meyakinkan bahwa tersangka merencanakan serangan meski pria tesebut menyangkal tuduhan itu.

Namun tidak ada detil lebih lanjut yang dirilis, termasuk identitas pelaku atau serangan seperti apa yang dipersiapkannya. Jaksa hanya mengidentifikasi pelaku dengan inisial M.G dan mengatakan tidak ada rincian lebih lanjut akan dirilis karena alasan kebutuhan untuk melindungi penyelidikan yang sedang berlangsung.


Pria itu sendiri ditangkap pada akhir pekan kemarin dan didakwa pada hari Senin (24/6) dengan tuduhan percobaan serangan dalam konteks teroris dan mempersiapkan pelanggaran teroris.

Sementara itu, penyiar negara Belgia, RTBF, seperti dimuat ulang Russia Today mengatakan bahwa tersangka telah berada di bawah pengawasan polisi selama beberapa waktu dan baru-baru ini terlihat bertindak mencurigakan di dekat kedutaan Amerika Serikat.

Belgia menangani kasusu ancaman serangan dengan snagat serius pasca lonjakan aktivitas teroris dalam beberapa tahun terakhir. Serangan paling terkenal terjadi di Brussel pada 2016, ketika serangkaian pemboman bunuh diri terkoordinasi merenggut nyawa 32 orang dan menyebabkan lebih dari 300 orang terluka.

Kemudian pada Agustus 2017, dilaporkan bahwa pihak berwenang Belgia telah membuka 189 kasus teroris sejak awal tahun itu saja.

Militer Belgia dan pejabat penegak hukum juga berulang kali menjadi sasaran serangan teroris. Pada 2017, seorang pria yang menggunakan pisau menyerang sekelompok tentara di Brussels, melukai dua dari mereka. Setahun kemudian, seorang penyerang lain menewaskan dua petugas polisi dan seorang pengamat di kota Liege, Belgia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya