Berita

Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria/Net

Politik

Diajak Dukung Pemerintah, Gerindra: Kalau Dianggap Gentle Ya Kami Hargai

SENIN, 24 JUNI 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra menghargai keinginan partai pendukung pasangan Jokowi-Maruf yang menginginkan untuk bergabung ke dalam koalisi pendukung pemerintah.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria dalam menanggapi keinginan parpol pendukung pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6).

"Kalau partai Gerindra dianggap partai yang baik, partai yang gentle, partai yang konsisten, kami hormati dan hargai sikap dan pendapat itu," kata Ahmad Riza.


Meski dipuji setinggi langit, namun kedudukan partai pimpinan Prabowo Subianto ini belum beranjak sebagai partai oposisi.

Baginya, baik Gerindra, Demorkat, PKS, maupun PAN sebagai partai oposisi memiliki mekanisme sendiri-sendiri dalam menentukan sikap partai.

Untuk Gerindra, hal itu bisa dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) jika memang haluan partai berubah mendukung pemerintah.

"Bisa melalui Rakernas bisa melalui Rapimnas sebagaimana dulu 2014 juga Pak Prabowo memutuskan berkoalisi atau tidak berkoalisi melalui mekanisme Rakernas atau Rapimnas," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya