Berita

ISIS/Net

Dunia

Australia Evakuasi Delapan Anak Dari Kamp Pengungsian ISIS Di Suriah

SENIN, 24 JUNI 2019 | 05:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak delapan anak asal Australia yang dibawa oleh orangtua mereka untuk bergabung dengan kelompok militan ISIS, dievakuasi dari kamp pengungsi Suriah akhir pekan kemarin.

Termasuk di antara anak-abak tersebut adalah tiga anak yatim dari militan Australia yang terkenal, Khaled Sharrouf.

Pemerintah Australia mampu mengevakuasi anak-anak tersebut secara rahasia bersama kelompok-kelompok bantuan.


Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bahwa anak-anak tersebut berada di masa suram dan rumit.

 "Fakta tentang orang tua membahayakan anak-anak mereka dengan membawa mereka ke zona perang adalah tindakan tercela," kata Morrison.

"Namun, anak-anak tidak boleh dibiarkan karena kejahatan orang tua mereka," sambungnya, seperti dimuat BBC.

Dia menambahkan bahwa keputusan untuk melakukan evakuasi itu secara diam-diam bukanlah perkara mudah.

 "Keamanan nasional Australia dan keselamatan karyawan dan pribadi kami selalu menjadi pertimbangan kami yang paling penting dalam masalah ini," katanya.

Badan amal Save the Children mengatakan mereka menemukan lebih dari 2.500 anak asing saat ini berada di kamp-kamp Suriah. Mereka terjebak dalam konflik karena dibawa oleh orangtua mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya