Jalannya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi tidak lebih dari sebuah panggung politik dan ajang eksistensi.
"Soal panggung politik, memang nyata betul yang dialami seminggu ini," ujar pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti dalam diskusi di Bilangan Cikini, Jakarta, Minggu (23/6).
Panggung politik yang dimaksud adalah bagaimana pihak yang dimunculkan dalam persidangan banyak membangun pesan-pesan tertentu untuk menarik simpati.
Hanya saja, ia menilai pesan-pesan yang dimunculkan dalam persidangan tidak berlaku universal, yakni hanya pada pihak yang menjadi pendukung dari esensi pesan itu.
Bivitri menilai masyarakat sudah tidak lagi memandang siapa yang berbicara dalam penyampaian fakta. Buktinya, kata dia, dalam persidangan, beberapa saksi dari tim hukum Prabowo-Sandi berperan menjelaskan layaknya ahli.
"Ini cara paling efektif untuk menuampaikan 'pesan' seperti kata-kata palsu, siluman, rekayasa manipulatif. Pahadal ini harus dilakukan oleh ahli, bukan saksi," tukasnya.
Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33
Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!
Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04
Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13
Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06
Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02
Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30
Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10
PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02
Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00
Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49
Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47
Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30
Selengkapnya