Berita

Rahmat Baequni/RMOL Jabar

Hukum

Kooperatif Dan Ditunggu Jemaah, Penceramah Rahmat Baequni Tidak Ditahan

SABTU, 22 JUNI 2019 | 13:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penceramah Rahmat Baequni yang sudah ditetapkan tersangka kasus dugaan penyebaran informasi bohong atau hoax tidak ditahan Polda Jawa Barat. Namun, Rahmat Baequni diwajibkan untuk melapor satu kali dalam seminggu.

"Enggak ditahan, beliau langsung pulang sama-sama tadi," kata kuasa hukum Rahmat Baequni, Hamynudin Fariza, Jumat (21/6).

Meski begitu, Hamynudin mengungkapkan status Rahmat Baequni masih tetap tersangka, sampai kasus tersebut dinyatakan dapat atau tidaknya di lanjutkan di kejaksaan.


"Kalaupun beliau sudah berstatus sebagai tersangka, cuman saya minta surat agar tidak ditahan sampai perkara ini bergulir ke kejaksaan, itu pun kalau bisa lanjut ke kejaksaan," ujarnya.

Hamynudin menyebutkan, pertimbangan yang diajukan pihaknya agar Rahmat Baequni tidak ditahan, diantaranya Baequni dinilai berperilaku kooperatif, tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan berstatus sebagai kepala keluarga.

"Dan yang paling penting kan beliau ini kajian-kajiannya ditunggu sama jemaah," ujarnya seperti dilansir dari RMOL Jabar.

Rahmat Baequni ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melanggar Pasal 14 dan Pasal 15 UU 1/1946 dan juga terkait dengan pasal 45 ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU 19/2016 tentang perubahan terhadap UU 11/2008 yaitu tentang ITE dan atau pasal 207 KUHP pidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya