Berita

Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah bicara pada halal bihalal PWI Jaya./RMOL

Nusantara

Gelar Halal Bilhalal, Inilah Program Prioritas PWI Jaya Periode 2019-2024

SABTU, 22 JUNI 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN:

Masih dalam suasana Idul Fitri 1440 Hijriyah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta menggelar Halal Bilhalal yang diikuti segenap pengurus PWI Jaya,. Halal Bihalal berlangsung di Sekertariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta, Jumat (21/6).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun, Ketua PWI Pusat Atal S. Depari, Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat Margiono, Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat Kamsul Hasan, Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah, Ketua DKP PWI Jaya Diapari Sibatangkayu, Ketua Dewan Penasehat PWI Jaya Adhi Wargono, serta seluruh jajaran pengurus periode 2019-2024.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah mengatakan, PWI Jaya sudah merencanakan program-progrom kegiatan untuk kedepannya, seperti dalam waktu dekat PWI Jaya segera menetapkan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DKI Jaya.


Kemudian membentuk Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PWI Jaya, yang nantinya menjadi garda terdepan PWI dalam membela anggotanya yang berkaitan dengan permasalahan pers.

"Itu prioritas kami, bagaimana kedepannya wartawan agar lebih nyaman dan profesional dalam menjalankan tugasnya dilapangan," kata Sayid.

Ketua PWI Jaya yakin bahwa kepengurusan yang dia pimpin ini memiliki semangat dalam berorganisasi.

"Kami yakin. Kami punya semangat. Bahkan Dewan Penasehat PWI Jaya pun memiliki gagasan-gagasan yang dapat memajukan PWI Jaya," ungkapnya.

Dia juga menyebutkan untuk kepengurusan IKWI nantinya, akan diupayakan untuk mengikuti event-event besar, dimana kita mengarahkan anggota IKWI nantinya bisa mendapatkan penghasilan bagi keluarganya. Kita juga nantinya akan mengaktifkan kembali koperasi yang sudah pernah ada.

"Kami berharap ini semua bukanlah wacana, mudah-mudahan ini semua dapat terwujud, tentunya kami ini orang-orang muda, dapat didukung oleh PWI Pusat, juga temen-teman lainnya. Insya Allah tujuan dari PWI Jaya ini dapat terwujud," tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat Kamsul Hasan, yang juga mantan Ketua PWI selama dua periode, dimanad ia berharap dengan semangat kepengurusan PWI Jaya periode 2019-2024 ini, mudah-mudahan akan lebih baik lagi dari kepengurusannya terdahulu.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun mengungkapkan, PWI Jaya dulunya menjadi batometer. "Saya kira harapan tertinggi kita tentunya peningkatan kopetensi serta peningkatan kesejaterahan bagi para wartawan," ujarnya.

Ketua PWI Pusat Atal S Depari menjelaskan, program kerja PWI Jaya sudah mulai dibahas oleh para pengurus yang baru. Namun dia meminta agar IKWI PWI Jaya harus terbentuk di dalam kepengurusan yang baru ini. "IKWI Jaya itu dulu hebat sekali," ungkapnya.

Atal juga mengatakan bahwa di PWI Pusat juga ada PWI Peduli yang belum lama ini dilaunching. Tentunya dengan hal tersebut maka banyak program-program yang nantinya bisa dijalankan oleh IKWI.

"IKWI harus dihidupkan kembali, nantinya akan banyak kegiatan yang dilakukan oleh Ibu-ibu di IKWI tersebut," ungkapnya.

Kemudian Atal menyinggung mengenai meningkatan kopetensi terkait dengan pendidikan dan pelatihan jurnalistik. Dia menyebutkan akan memuat pendidikan kewartawanan dengan biaya rendah.

Untuk itu dia berharap para wartawan juga dapat memperbanyak materi yang berkaitan dengan digital. Sebab fungsinya wartawan tersebut berlipat ganda, bukan sekedar menulis, memotret namun juga harus mampu membuat video.

Kegiatan Halal Bilhalal seluruh jajaran pengurus PWI Jaya periode 2019 - 2024 ini juga didukung oleh Nendia Primarasa, atau salah satu Catering terbesar di Jakarta.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya