Berita

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan/Net

Hukum

Diperiksa Tim Gabungan, Novel Baswedan Ungkap Satu Oknum Polisi Yang Diduga Terlibat

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 21:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan hari ini menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Pemeriksaan dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan tim gabungan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Di hadapan tim gabungan bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Novel membeberkan nama oknum perwira polisi yang diduga terlibat.

"Keterlibatan anggota kepolisian. Ada pertanyaan yang diajukan oleh salah satu anggota tim kepada Mas Novel. Nah beliau menyebutkan nama salah satu anggota kepolisian," tutur Tim Kuasa hukum Novel, Arif Maulana, Kamis (20/6).


Kendati demikian, ia enggan menjelaskan rinci oknum anggota kepolisian yang dimaksud. Ia hanya menjelaskan bahwa oknum tersebut berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

"Dia berkaitan dengan kasus penggagalan OTT KPK di kasus reklamasi," lanjut Arif.

Di sisi lain, Novel juga enggan untun mengungkap polisi yang dimaksud. Ia hanya meminta penyidik untuk mengejar pelaku menggunakan bukti temuan di lapangan.

"Bukti-buktinya banyak dan memudahkan karena kami juga berharap serangan kepada orang-orang KPK berhenti, tidak terus berjalan seperti sekarang ini. Oleh karena itu, itu menjadi penting," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya