Berita

Ahmad Dhani/Net

Nusantara

Jaksa Banding Vonis Ahmad Dhani

RABU, 19 JUNI 2019 | 17:48 WIB | LAPORAN:

Kejati Jatim mengajukan banding atas vonis hukuman satu tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terhadap Ahmad Dhani dalam kasus pencemaran nama baik melalui vlog 'Idiot'.

"Kemarin kami sudah nyatakan banding," ujar Winarko, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus Ahmad Dhani saat diberitakan RMOL Jatim, Rabu (19/6).

Kendati demikian, Winarko tidak mau mengatakan alasan bandingnya.


"Maaf tidak bisa kami publikasikan, semua pertimbangannya akan kami tuangkan dalam memori banding," kata Winarko,

Selain jaksa, upaya hukum banding juga dilakukan tim penasehat hukum Ahmad Dhani yang disampaikan usai pembacaan putusan pada Selasa (11/6) lalu.

"Banyak hal yang diabaikan, banyak pertimbangan atau pun keterangan  ahli yang saya kira tanda petik di amputasi yang tidak dijadikan pertimbangan dalam putusan hakim," ujar Aldwin Rahardian selaku Ketua tim penasehat hukum Ahmad Dhani.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Ahmad Dhani telah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan pencemaran nama baik, sebagimana diatur dalam Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 5 UU 19/2016 tentang Perubahan UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Vonis majelis hakim ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 1,5 tahun penjara.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya