Berita

Rudiantara/Net

Politik

Soal Patroli whatsapp, Rudiantara: Jangan Anggap Seperti Patroli Konvensional

SELASA, 18 JUNI 2019 | 21:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana patroli whatsapp oleh aparat kepolisian menuai polemik. Menyikapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pun angkay bicara.

Ia menjelaskan mekanisme patroli siber polisi di grup whatsapp ini dimaksudkan untuk menekan peredaran hoaks.

Meski memakai nama patroli, namun mekanisme nantinya bukan seperti patroli dalam hal berkeliling di sejumlah grup. Patroli yang dimaksud Rudiantara akan dilakukan ketika ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota grup WhatsApp.


"Bukan patroli kayak patroli biasa asal dicek gitu enggak. Patroli itu bukan berarti polisi berkeliaran di grup," kata Rudiantara saat Rapat Kerja Dengan Komisi I DPR RI, Selasa (18/6).

Ia menjelaskan nantinya patroli dilakukan oleh polisi melalui Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kemkominfo.

Meski mengamini akan ada patroli whatsapp, namun Rudiantara tidak merinci bagaimana kepolisian dapat mengetahui bila terjadi pelanggaran hukum di dalam grup whatsapp.

Rudi hanya mengatakan, dalam penegakan hukum ada dua jenis dasar yang dapat digunakan polisi untuk memulai proses itu. Dalam hal ini polisi dapat masuk melalui delik aduan maupun umum.

Menurutnya, bila delik-delik itu sudah muncul di ranah kepolisian, maka hal itu seharusnya tidak dibiarkan sehingga perlu ditindak.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya