Berita

Menkumham Yasonna H. Laoly (tengah)/RMOL

Politik

Menkumham: WTP 4 Kali Berturut-turut Tidak Mudah Didapatkan

SELASA, 18 JUNI 2019 | 15:29 WIB | LAPORAN:

Kementerian Hukum dan HAM memperoleh capaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan anggaran 2018 dari Badan Pemeriksaan, Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menkumham Yasonna H. Laoly menyambut baik capaian opini WTP dan bersyukur atas penghargaan yang diraih selama di bawah kepemimpinannya.

"Hari ini mengadakan acara untuk penyerahan laporan keuangan, dan Kemenkumham kembali untuk keempat kalinya selama kepemimpinan saya memperoleh WTP," kata Yasonna di Graha Pengayoman, Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (18/6).


Menurut Yasonna, raihan WTP juga merupakan pencapaian atas kinerja seluruh jajaran di Kemenkumham serta bimbingan dari BPK kepada pihaknya untuk terus melakukan perbaikan.

"Ada beberapa advice yang BPK sampaikan dan sudah kita lakukan sampai sekarang. Baik peningkatan kapasitas, anggota, dan juga perubahan-perubahan lainnya," kata Yasonna.

Bagi politisi PDI Perjuangan ini, penghargaan WTP berturut-turut tidaklah mudah untuk didapatkan, dimana selama lima tahun terakhir Kemenkumham telah melaksanakan restruktur program dan kegiatan, dengan melakukan perubahan basis akuntansi dari basis kas dan akrual.

"Kami senantiasa berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan selaku pembina dan pengelolaan keuangan," tuturnya.

Kemenkumham juga menjalin kerja sama dengan BPKP dalam hal pengendalian penyusunan laporan keuangan.

"Ini adalah hasil kerja keras kita bersama dan tentunya kerja sama yang baik, bimbingan dan advice dari BPK kepada kami untuk terus melakukannya," tutupnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya