Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon Yakin Keadilan Masih Bisa Tegak

SENIN, 17 JUNI 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 telah digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (14/6) lalu. Sidang itu berisi pembacaan gugatan dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diwakili oleh tim kuasa hukum.

Sejauh ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi belum banyak berkomentar mengenai jalannya sidang. Mereka masih sebatas mengikuti proses sesuai jadwal.

"Kita mengikuti saja dulu, sekarang ini kan proses yang berlangsung sesuai dengan jadwalnya gitu ya," ujar anggota Dewan Pengarah BPN Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).


Wakil ketua umum Partai Gerindra itu hanya menyinggung masalah waktu sidang MK yang sempit. MK hanya diberi 14 hari sejak sidang perdana dimulai dan sudah harus memberi keputusan PHPU pada 28 Juni mendatang.

"Secara logika sebenernya waktunya sangat pendek ya, terlalu pendek bahkan untuk mengurai sebuah persoalan yang dalam, persoalan nasional. Seharusnya memang waktu yang diberikan itu lebih panjang lagi," jelasnya.

Namun demikian, Fadli memastikan bahwa pihak BPN tetap menaruh keyakinan pada majelis hakim MK. Mereka yakin hakim yang berjumlah sembilan orang akan memberi keputusan yang adil.

"Saya yakin masih ada kebenaran dan keadilan di negara kita ini," tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya