Berita

Properti yang dijual di Bavery Hills/Washington Post

Dunia

Trump Organization Jual Properti Mewah Di Bavery Hills Ke Perusahaan Hary Tanoesoedibjo

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 22:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Properti milik raksasa bisnis Amerika Serikat, Trump Organization di Beverly Hills dikabarkan dijual secara diam-diam kepada perusahaan yang terkait dengan miliarder Indonesia.

Trump Organization sendiri diketahui semula dipimpin oleh Donald Trump sebelum digantikan oleh kedua putranya, Eric dan Donald Trump Jr saat dia masuk ke Gedung Putih.

Dikabarkan The Washington Post (Kamis, 13/6), sebuah akta yang terdaftar di L.A. County pada tanggal 31 Mei menunjukkan bahwa putra sulung Trump, Donald Trump Jr., menandatangani properti itu ke Hillcrest Asia Ltd., yakni sebuah perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya.


Properti dijual dengan harga 13,5 juta dolar AS, hampir dua kali lipat dari harga yang dibayarkan Trump untuk rumah itu ketika dia membelinya pada tahun 2007 lalu.

Alamat pembeli yang tercantum dalam akta tersebut adalah kondominium Beverly Hills yang dimiliki oleh perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo, eksekutif media ternama di Indonesia.

Dia adalah mitra bisnis Trump di dua proyek di Indonesia, yakni resor di pulau Bali dan lapangan golf dan resor di hutan Jawa Barat.

Tidak ada komentar dari pihak Trump Organization. Namun Eric Trump mengatakan kepada situs web Real Deal Los Angeles bahwa ayahnya dan keluarganya sangat sibuk dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga tidak memiliki waktu untuk menikmati properti yang dimiliki.

"Karena itu, sangat masuk akal untuk menjual," jelasnya.

Sementara itu, dikabarkan Los Angeles Times (Rabu, 12/6), properti berupa rumah berlantau dua itu dibangun pada tahun 1927.

Properti itu terletak di seberang Beverly Hills Hotel dan Will Rogers Memorial Park di North Canon Drive. Rumah tersebut dikabarkan memiliki lima kamar tidur dan enam kamar mandi. Rumah itu memiliki lahan seluas 0,67 hektar, mencakup bangunan dan halaman berumput serta kolam renang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya