Berita

Foto: RMOL

Politik

Massa Aksi Kawal Sidang MK Bubar Dan Ucapkan Terima Kasih Ke Polisi

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 16:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Massa aksi kawal sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, perlahan membubarkan diri.

Padahal waktu belum menunjukkan pukul 17.00 WIB. Aksi bubar seiring sidang perdana dengan agenda pembacaan materi gugatan dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selaku pemohon diakhiri.

Massa aksi berjumlah ratusan orang itu berasal dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya Front Pembela Islam, Persaudaraan Alumni 212, Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan lainnya.


Beberapa tokoh penting turut hadir di antaranya seperti mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua; Ketua Umum FPI, Sobri Lubis; dan Jurubicara PA 212, Novel Bamukmin.

Saat membubarkan diri, massa aksi yang didominasi kaum ibu ini sempat mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian yang menjaga keamanan jalannya aksi.

Mereka juga memunguti sampah bekas air mineral dan bungkus makanan ringan yang bertebaran di jalanan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya