Berita

Mahathir Mohamad/Net

Dunia

Menterinya Terjerat Skandal Video Seks, Mahathir: Ada Motif Politik

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 22:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyebaran video seks sesama jenis yang diduga menampilkan sosok seorang menteri di kabinet Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bermotif politik.

Video itu diketahui menunjukkan sosok mirip Menteri Urusan Ekonomi Datuk Seri Mohamed Azmin Ali. Azmin pada Rabu (11/6) membantah keras tuduhan itu.

Azmin yakin bahwa serangkaian tuduhan itu adalah bagian dari komplotan untuk mendiskreditkannya dan menghancurkan karier politiknya.


Mahathir membela Azmin. Dia mengatakan, keaslian video itu dipertanyakan, karena diduga hasil editan sejumlah gambar dan video.

"Saya tidak berpikir (video) itu nyata. Ini dibuat oleh seseorang dengan agenda politik. Jika Anda akan kalah dan Anda melihat orang lain akan menang, Anda memasang gambar-gambar porno," kata Mahathir (Kamis, 13/6).

"Setelah ini, Anda akan melihat foto-foto saya. Jangan lakukan hal-hal kotor ini. Jaga politik sedikit lebih bersih," sambungnya seperti dimuat Bernama.

Mahathir juga mempertanyakan motif sebenarnya dari pria yang mengakui bahwa dia terlibat dalam tindakan tidak senonoh yang dilakukan dalam video itu.

"Bocah ini mengaku, itu disengaja. Kalau tidak, dia tidak akan mengakui. Biasanya, individu yang bersangkutan akan malu untuk mengakuinya, tapi yang ini tidak malu-malu. Apa tujuannya?" tanya Mahathir.

"Metode seperti itu (penyebaran video seks) tidak boleh terjadi di Malaysia. Itu terlalu kotor," demikian Mahathir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya