Berita

Ryamizard Ryacudu/Net

Politik

Menhan: Tim Mawar Sudah Puluhan Tahun Selesai

RABU, 12 JUNI 2019 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak perlu lagi membawa luka lama dengan mengaitkan Tim Mawar Kopassus turut terlibat mendalangi kerusuhan 21-22 Mei lalu.

Begitu tegas Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menanggapi pemberitaan majalah Tempo mengenai dugaan keterilibatan Tim Mawar dalam rusuh yang terjadi Jakarta.

"Sudahlah Tim Mawar itu sudah puluhan tahun sudah selesai, jangan dibawa-bawa lagi," ujarnya saat memberikan keterangan pers di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (12/6).


Ryamizard menekankan bahwa sekalipun ada mantan anggota terlibat aksi kerusuhan, itu adalah perbuatan individu yang tidak ada kaitannya dengan kesatuan TNI ataupun Tim Mawar.

"Kalau misalnya sudah purnawirawan, dia sudah tidak bergabung di apa-apa, segala macamnya begitu, itu urusan mereka," tegasnya.

Pun dengan tuduhan pada anggota TNI khususnya Kopassus aktif turut terlibat, Ryamizard memastikan hal tersebut tidak benar.

"Yang namanya Kopassus aktif, tidak ada yang begituan. Saya sudah tanyakan satu persatu, tidak ada mereka itu (terlibat)," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya