Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS: Hakim MK Harus Adil Dan Bebas Dari Intervensi

RABU, 12 JUNI 2019 | 14:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap Mahkamah Konstitusi (MK) bebas dari segala bentuk intervensi dalam proses peradilan gugatan sengketa Pilpres 2019.

“Kita masih percaya lembaga peradilan di Indonesia. Saya berharap MK bisa tetap adil memutus perkara sengketa Pilpres," ujar Politikus PKS, Mardani Ali Sera, Selasa (11/6).

Mardani yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi ini mendoakan para Hakim di MK untuk dapat mengambil keputusan yang jernih dan objektif.


Mardani mengibaratkan Hakim merupakan wakil Tuhan di bumi. Sehingga, keputusan yang adil dari seorang hakim akan membawa kebaikan bagi masyarakat.

“Mari kita doakan hakim-hakim di Indonesia bisa adil, karena adil dekat dengan takwa, dan insya Allah dengan ketakwaan akan menghasilkan negara yang diberkahi Allah sehingga Indonesia bisa menjadi baladatun tayyibatun wa rabbun ghafur," pungkasnya.

Sidang sengketa pemilu sendiri akan digelar Mahkamah Konstitusi pada tanggal 14 Juni mendatang.

BPN Prabowo-Sandi setidaknya telah memohon delapan hal kepada MK. Permohonan di antaranya adalah membatalkan penetapan KPU yang memenangkan Paslon 01 Jokowi-Maruf, mendiskualifikasi Jokowi-Maruf hingga meminta agar MK memerintahkan KPU untuk menggelar Pemilu Ulang.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya