Berita

Syarief Hasan/Net

Politik

Waketum Demokrat: Koalisi Pilpres Tak Mungkin Dibubarkan!

RABU, 12 JUNI 2019 | 11:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Demokrat tidak menyangkal adanya komunikasi dengan koalisi petahana Joko Widodo-Maruf Amin meski posisi partai mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

"Ada yang bertanya (Partai Demokrat) di 02, tetapi kemudian komunikasi nya dgn 01 tetap jalan? ya memang begitu," ujar Wakil Ketua Umun Partai Demokrat, Syarief Hasan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6).

Syarief pun menyinggung pernyataan koleganya di Partai Demokrat, Rachland Nasidik yang meminta koalisi Pilpres dibubarkan.


Bagi Syarief, tidak mungkin koalisi dibubarkan. Pasalnya, jalannya pemerintahan juga didukung oleh kekuatan partai politik yang tergabung pada koalisi.

"Koalisi itu setiap pemerintahan selalu ada, jadi nggak mungkin untuk dibubarkan dan perlu disadari, kami tegaskan bahwa di pemerintahan SBY juga dulu koalisi ada," tukasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya