Berita

Ilustrasi bendera ISIS/Net

Dunia

Kembali Bangkit, ISIS Perkuat Jejak Di Afghanistan

SELASA, 11 JUNI 2019 | 06:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS memperluas jejaknya di Afghanistan dengan merekrut ribuan pejuang baru pasca kehilangan kekhalifahan di Suriah dan Irak.

Kelompok bersenjata itu merekrut pejuang baru dan merencanakan serangan terhadap Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya.

Begitu kata seorang pejabat intelijen Amerika Serikat yang berbasis di Afghanistan kepada Associated Press awal pekan ini (Senin, 10/6).


Dia menjelaskan, gelombang serangan baru-baru ini di ibukota, Kabul, adalah latihan untuk serangan yang bahkan lebih besar di Eropa dan Amerika Serikat.

"Kelompok ini adalah ancaman jangka pendek bagi tanah air kita dari Afghanistan," kata pejabat itu tanpa menyebut nama.

"Itu tujuan mereka. Hanya masalah waktu," katanya.

"Ini sangat menakutkan," tambahnya. ISIS diketahui muncul di Afghanistan tidak lama setelah pejuang inti kelompok itu menyapu Suriah dan Irak pada tahun 2014.

Afiliasi ISIS di Afganistan menyebut dirinya sebagai "Provinsi Khorasan", sebuah nama yang diterapkan di beberapa bagian Afghanistan, Iran, dan Asia Tengah pada Abad Pertengahan

Kehadiran kelompok itu awalnya berjumlah hanya beberapa pulug pejuang.

ISIS dipandang sebagai ancaman yang bahkan lebih besar daripada Taliban karena kemampuan militernya yang semakin canggih dan strateginya untuk menargetkan warga sipil, baik di Afghanistan maupun di luar negeri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya